skip to main | skip to sidebar

Pages

17 Aug 2010

Tetapkan Aku Sebagai UndanganMu, Allah

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Pukul dua lebih enam
Aku terbangun dari pekatnya malam
Sendiri tenggelam
Dalam heningnya suasana malam
Sajadah ku telah hampar
Menuai pohon agar malaikat berjajar
Seraya mengaminkan do’aku,
Yang tercurah kepada Rabb, yang Maha Tahu
Oh.. Rabbi! mengapa hidup ini begitu penuh lika-liku
Mengapa hidup ini begitu rancu
Untunglah aku masih sadar diri
Akan lemahnya jiwa dan hati
Yang membuatku selalu mencari
Yang bagaimana, Ridho Ilahi


Rabbi.. Kau faham aku
Tak dapatlah aku hidup tanpaMu
Tanpa UndanganMu
Tanpa undanganMu disetiap malam yang kaku
Untuk hambaMu ini, yang terduduk pilu

Duhai Rabbi.. Jangan Kau tinggalkan aku

Apa jadinya aku tanpa cahayaMu?
Reduplah diri ini, dan semakin pilu
Aku mohon ya Allah ya Rabbi..!
Tetapkanlah aku menjadi undangan
UndanganMu disetiap malam
Ditemani malaikat tegak bersebelahan
Kau tatapku tajam
Begitu terasa sebuah kehangatan
Yang menyusup masuk ke badan
Tebarkan aura kehangatan
Dan pagi pun, dapat kesongsong dengan hati yang aman
Karena malam, kuupayakan dijaga Allah

Wassalam warahmatullahi wabarakatuh

0 comments:

Post a Comment